|
 |
 |
Anda memasuki pendalaman pemahaman "Keris" dan Tosan Aji untuk ikut melestarikan salah satu budaya yang spesifik di dunia ini. Berawal dari Jawa, kita menapaki kearifan lokal se Nusantara.
Kini "Keris" telah menjadi warisan dunia, oleh sebab nilai intangible yang menyertainya, antara lain: Aspek Kesejarahan, Aspek Fungsi Sosial, Aspek Tradisi, Aspek Filosofi dan Simbolisme, Aspek Mistik, Aspek Seni dan Aspek Teknologi.
Sudah saatnya sebagai ilmu budaya untuk memulai "Krisologi" yang akan terus berkembang dan perlu disajikan untuk khalayak umum sedunia. Marilah kita apresiasi kearifan lokal bangsa, sebagai warisan budaya yang tak mengalami kepunahannya.
Salam Budaya,

[Admin JavaKeris.com]
Advisory IT: Jimmy H.E.W
|
|
BAGI PECINTA/PELESTARI BUDAYA KERIS & TOSAN AJI
|
|
JavaKeris.com
terbuka bagi siapapun yang memiliki minat untuk
melestarikan budaya Keris & Tosan Aji. Jadi bagi anda yang ingin
berpartisipasi atau ingin berbagi pemikiran, kajian, opini, peristiwa,
atau mungkin sekedar ingin berbagi foto koleksi dengan rekan pengunjung
yang lain, silahkan kirim naskah atau filenya via email ke toni.junus@yahoo.com
|
|
|
|
| 01 May 2012 09:47:18 am |
SRAWUNG SENI... DALAM KEMEGAHAN BOROBUDUR |
|
|
Borobudur tersenyum menyambut rentang tangan... tarian magis Suprapto
Penonton yang dibuai keramahan alam
Ketika sebuah kegiatan spektakuler digelar dengan padat-santun dan berisi. Tebaran acara seminar-seminar terkemas dari masalah kekaryaan seni, kebudayaan, Ekonomi dalam ranah budaya, lingkungan hingga budaya spiritual yang semua akan menjadi sebuah ikon dalam konteks kearifan lokal yang berkepercayaan kepada Tuhan YME - dalam cita-cita Indonesia Kerta Jaya dunia Damai Sejahtera.
Satu yang perlu dicatat bahwa kegiatan Pentas Teatrikal dari musik berbasik gitar Oppi Andaresta, Tomoko Momiyama dari Jepang dengan anak-anak desa Borobudur hingga Slamet Gundono telah diaksentuasikan dalam keramahan alam dan kerinduan desawi. Koreografi tampilan Padepokan Lemah Putih dan setting kemegahan Borobudur dalam temaram alunan musik bersatu dengan suara jangkerik dan bau rumput... gendang yang menghentak-hentak dan kesunyian syncopis yang mendadak, menyusun perasaan audiens untuk mengheningkan cipta, dan gerak tari yang mengalir menjadikan audiens haru biru memasuki sebuah suasana hati... memeluk ke Jawaan (nusantara). Dan itu dihayati oleh para tamu baik yang lokal maupun 'bule' untuk dibawa ke dalam sentuhan batin menjadi buah ranum keramahan masa lampau Indonesia.
Suprapto Suryodarmo merupakan inisyator yang kewahyon... membawa mimpinya dalam ekspresi gerak yang cepat dan sigap, luwes dibantu oleh daya dari alam sendiri.
Srawung Seni Segara Gunung - akan membawa kemasan budaya menjadi sebuah realitas dalam bentuk lokal genius kepada kemanusiaan.
Ya... ya... Borobudur tersenyum ketika saya melambaikan tangan, pamit meninggalkan dirinya...
Wakil Menteri Kebudayaan R.I., Prof. Ir. Wiendu Nuryanti M.Arch. PhD....pun dikerubuti wartawan
Pameran keris dengan setting yang pas dari Satryatama
MAJU TERUS PARA SENIMAN dan BUDAYAWAN...
- |
|
| |
Category : Album
| Posted By : administrator |
|
| |
| 1 |
|
|
|
|
|
Copyright © JavaKeris.com - All Rights Reserved
Managed by Toni Junus, Ph:085866213057
|
|
| |