|
 |
 |
Anda memasuki pendalaman pemahaman "Keris" dan Tosan Aji untuk ikut melestarikan salah satu budaya yang spesifik di dunia ini. Berawal dari Jawa, kita menapaki kearifan lokal se Nusantara.
Kini "Keris" telah menjadi warisan dunia, oleh sebab nilai intangible yang menyertainya, antara lain: Aspek Kesejarahan, Aspek Fungsi Sosial, Aspek Tradisi, Aspek Filosofi dan Simbolisme, Aspek Mistik, Aspek Seni dan Aspek Teknologi.
Sudah saatnya sebagai ilmu budaya untuk memulai "Krisologi" yang akan terus berkembang dan perlu disajikan untuk khalayak umum sedunia. Marilah kita apresiasi kearifan lokal bangsa, sebagai warisan budaya yang tak mengalami kepunahannya.
Salam Budaya,

[Admin JavaKeris.com]
Advisory IT: Jimmy H.E.W
|
|
BAGI PECINTA/PELESTARI BUDAYA KERIS & TOSAN AJI
|
|
JavaKeris.com
terbuka bagi siapapun yang memiliki minat untuk
melestarikan budaya Keris & Tosan Aji. Jadi bagi anda yang ingin
berpartisipasi atau ingin berbagi pemikiran, kajian, opini, peristiwa,
atau mungkin sekedar ingin berbagi foto koleksi dengan rekan pengunjung
yang lain, silahkan kirim naskah atau filenya via email ke toni.junus@yahoo.com
|
|
|
|
| 27 Apr 2012 01:02:40 pm |
HUBUNGAN KERIS DAN KEJAWEN.... |
|
|
Saya menangkap kehidupan religius dari jaman ke jaman itu selalu mempengaruhi keberadaan keris. Pengungkapan ”isi” atau Yoni keris dengan personifikasi tak lepas dari kepercayaan atau kehidupan religius yang ada pada masyarakat Jawa. Saya tidak ingin mengingkari hal ini, bahwa kehidupan religius hingga jaman kerajaan Islam pun masih mempersonifikasikan sesuatu yang ”ada”. Bisa ditinjau bahwa aliran sinkretisme Islam ini telah meninggalkan beberapa kesenian seperti ’tembang macapat’ dan ’kidung’ yang sebenarnya merupakan nyanyian pengharapan atau permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kidung-kidung religius itu adalah ungkapan rasa seni dengan cara menyanyikan mantra-mantra.
Ketika kecil, saya masih sering mendengar suara orang sedang menyanyikan salah satu ’kidung’ (menyanyikan kidung disebut ’uro-uro’). Diantara kidung yang terkenal dan sudah lebih dari dua abad terus berkumandang dinyanyikan oleh orang-orang pedesaan maupun orang kota adalah ”Kidung Rumeksa ing Wengi”. Konon kidung ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga (salah satu dari Wali Songo).
Klik...... http://www.youtube.com/watch?v=kgvc_knZdJ4
Mari kita hayati sebilah keris yang sederhana ini, ia akan memberikan sesuatu cerita dalam rasa batin yang dalam dan .... disitulah ia ......"ADA".
Mari memasuki apa yang diciptakanNYA dalam material besinya.
Mari kita amati kebawah... segambar pamor tunggak semi.
Bayangkan sebatang pohon ada daun ranum yang tumbuh... suka cita, tak takut pada ancaman apapun lalu ia tumbuh dan tumbuh ....
Pejamkan mata... ia .... "ADA". |
|
| |
Category : Album
| Posted By : administrator |
|
|
|
|
|
|
Copyright © JavaKeris.com - All Rights Reserved
Managed by Toni Junus, Ph:085866213057
|
|
| |